24.5 Uang Logam
24.5 Metallic Money
Para ekonom membagi jenis-jenis mata uang logam menjadi dua jenis utama: standar logam tunggal dan standar logam ganda. Yang pertama adalah ketika mata uang utama dibatasi pada satu jenis koin logam. Adapun yang terakhir, yaitu standar ganda, kedua koin emas dan perak sama-sama menjadi mata uang utama. Standar logam ganda mensyaratkan adanya tiga kualitas.
Economists divide the types of metallic currencies in to two main types: the single metallic standard and the dual metallic standard. The first is where the main currencies are restricted to one single metallic coinage. As for the latter i.e. the dual standard, both the gold and silver coins represent the main currency. The dual metallic standard requires the existence of three qualities:
1. Koin emas harus memiliki status alat pembayaran yang sah tanpa batasan (tidak memiliki daya beli yang tetap).
1. Gold coins must have an unrestricted legal tender (no fixed purchasing power).
2. Tidak boleh ada batasan dalam mencetak mata uang dari emas dan perak batangan (bullion) dari kedua logam tersebut.
2. There should be no restrictions on minting from the bullion of both metals.
3. Harus ditetapkan nilai resmi (kurs) antara nilai koin emas dan koin perak.
3. An official rate between the values of the gold and silver coins must be established.
Standar logam ganda ditandai dengan jumlah uang yang sangat besar yang beredar di masyarakat, karena penggunaan koin logam secara bersamaan sebagai mata uang utama. Oleh sebab itu, harga-harga tetap tinggi, dan hal ini akan mendorong peningkatan produksi. Hal ini juga membuat nilai uang menjadi lebih stabil, dan harga-harga menjadi kecil kemungkinannya mengalami fluktuasi besar yang biasanya menimbulkan gejolak ekonomi. Dengan demikian, jelaslah bahwa menjalankan standar logam ganda lebih baik daripada standar logam tunggal.
The dual metallic standard is characterised by the huge amount of money it puts into circulation, due to the simultaneous use of the metallic coins as main currencies. Therefore, prices remain high and this would lead to an increase in production. This would also make the value of money more stable and prices would be less likely to undergo major fluctuations which usually leads to economic unrest. It is therefore clear that operating a dual metallic standard is better than the single metallic standard.