Referensi (Bagian 2 dan 3)
References (Part 2 and 3)
1 Surat kepada Reverend Ensor Walters (1933), sebagaimana dikutip dalam Bernard Shaw: Collected Letters, 1926-1950 (1988) karya Dan H. Laurence, hlm. 305.
1 Letter to the Reverend Ensor Walters (1933), as quoted in Bernard Shaw: Collected Letters, 1926-1950 (1988) by Dan H. Laurence, p. 305.
2. Noah Feldman, "The Fall and Rise of the Islamic State," Princeton University Press, 2008, ISBN: 978-0-691-12045-4.
2 1. Noah Feldman, “The Fall and Rise of the Islamic State,” Princeton University Press, 2008, ISBN:978-0-691-12045-4.
3 1. Patrick Buchanan, "An Idea Whose Time Has Come," www.Townhall.com Juni 2006.
3 1. Patrick Buchanan, “An Idea Whose Time Has Come,” www.Townhall.com June 2006.
4 Daftar: Agama-Agama yang Paling Cepat Pertumbuhannya di Dunia, "Foreign Policy," Mei 2007, http://www.foreignpolicy.com/story/cms.php?story_id=3835 (Islam adalah agama yang paling cepat pertumbuhannya di dunia dengan laju tahunan sebesar 1,84%).
4 The List: The World’s Fastest-Growing Religions, “Foreign Policy,” May 2007, http://www.foreignpolicy.com/story/cms.php?story_id=3835 (Islam is the fastest-growing religion in the world at an annual rate of 1.84%).
5 http://en.wikipedia.org/wiki/Ideology
5 http://en.wikipedia.org/wiki/Ideology.
6 Kennedy, Emmet (1979) “Ideology” from Destutt De Tracy to Marx, Journal of the History of Ideas, Vol. 40, No. 3 (Jul.-Sep., 1979), pp. 353-368 http://www. jstor.org/pss/2709242.
6 Kennedy, Emmet (1979) “Ideology” from Destutt De Tracy to Marx, Journal of the History of Ideas, Vol. 40, No. 3 (Jul.-Sep., 1979), pp. 353-368 http://www. jstor.org/pss/2709242.
7 David F. Forte, "Memahami Islam dan Kaum Radikal," Heritage Foundation Lecture #718, 12 Oktober 2001.
7 David F. Forte, “Understanding Islam and the Radicals,” Heritage Foundation Lecture #718, October 12, 2001.
Eliade, Mircea. Encyclopedia of Religion. New York: Macmillan, 1987.
8 Eliade, Mircea. Encyclopedia of Religion. New York: Macmillan, 1987.
Quran, Surat ke-106, ayat 1-4 {[1] (Ini adalah Karunia dan Perlindungan besar dari Allah, untuk menjinakkan orang-orang Quraisy. Kami membuat kafilah-kafilah Quraisy berangkat dengan aman pada musim dingin [ke selatan] dan pada musim panas [ke utara tanpa rasa takut]. Maka hendaklah mereka menyembah [Allah], Tuhan Pemilik Rumah ini [Ka'bah di Mekah]. [Dialah] Yang telah memberi mereka makan untuk menghilangkan lapar, dan yang telah menjadikan mereka aman dari ketakutan).}
9 Quran, Surah # 106, verses 1-4 ([1] (It is a great Grace and Protection from Allâh, for the taming of the Quraish, We cause the Quraish caravans to set forth safe in winter [to the south], and in summer [to the north without any fear], So let them worship [Allâh] the Lord of this House [the Ka’bah in MeccaMecca]. [He] Who has fed them against hunger, and has made them safe from fear).
10 Ibnu Katsir, "Tafsir Al-Qur'an," Surah Al-An'am Ayat 144. Ibnu Katsir meriwayatkan bahwa Amr bin Luhay diberi gelar "Tuhan" di Mekah karena kekayaan dan kepemimpinannya. Ia memperkenalkan berhala kepada masyarakat Mekah.
10 Ibn Katheer, “Interpretation of the Quran,” Chapter 6 Verse 144. Ibn Katheer reported that Amr Bin Luhay was given the title of “The Lord” in Mecca for his wealth and leadership. He introduced idols to the society of Mecca.
11 http://ar.wikipedia.org/.
11 http://ar.wikipedia.org/.
12 Al-Qurtubi, "Tafsir Al-Qur'an," Surah 8 Ayat 35. Al-Qurtubi meriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa orang-orang Quraisy dan bangsa Arab biasa melakukan tawaf mengelilingi Ka'bah sambil bersiul dan dalam keadaan telanjang. 13 Al-Qur'an, Surah ke-96, ayat 1.
12 Al-Qurtubi, “Interpretation of the Quran,” Chapter 8 Verse 35. Al-Qurtubi reports on the authority of Ibn Abbas that Quraish and the Arabs used to circulate the Ka’aba whistling and nude. 13 Quran, Surah # 96, verse 1.
14 Quran, Surah # 96, verse 19.
14 Quran, Surah # 96, verse 19.
Berikut adalah terjemahan Surah Al-Qasas, ayat 76-83 (kisah Qarun) ke dalam bahasa Indonesia. {Sesungguhnya Qarun termasuk kaum Musa, tetapi dia berbuat zalim terhadap mereka. Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang yang kuat-kuat. Ketika kaumnya berkata kepadanya: "Janganlah engkau terlalu bangga. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu bangga."} {Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi, dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.} {Qarun berkata: "Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu karena ilmu yang ada padaku." Dan apakah dia tidak mengetahui, bahwasanya Allah sungguh telah membinasakan umat-umat sebelumnya yang lebih kuat daripadanya dan lebih banyak mengumpulkan harta? Dan tidaklah perlu ditanyakan kepada orang-orang yang berdosa itu tentang dosa-dosa mereka.} {Maka keluarlah Qarun kepada kaumnya dalam kemegahannya. Berkatalah orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia: "Semoga kiranya kita mempunyai seperti apa yang telah diberikan kepada Qarun; sesungguhnya dia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar."} {Dan berkatalah orang-orang yang dianugerahi ilmu: "Celakalah kamu! Pahala Allah adalah lebih baik bagi orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh, dan tidak diperoleh pahala itu kecuali oleh orang-orang yang sabar."} {Maka Kami benamkanlah Qarun beserta rumahnya ke dalam bumi. Maka tidak ada baginya suatu golongan pun yang menolongnya terhadap azab Allah, dan tiadalah dia termasuk orang-orang yang dapat membela (dirinya).} {Dan jadilah orang-orang yang kemarin mencita-citakan kedudukan Qarun itu berkata: "Aduhai, benarlah Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkannya (bagi siapa yang Dia kehendaki). Sekiranya Allah tidak melimpahkan karunia-Nya atas kita, benar-benar Dia telah membenamkan kita (pula). Aduhai, benarlah, orang-orang yang kafir tidak akan beruntung."} {Negeri akhirat itu Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin berbuat sewenang-wenang di (muka) bumi dan tidak (pula) berbuat kerusakan. Dan kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertakwa.}
15 Quran, Surah # 28, verses 76-83 (details of the story of Qarun).
Ini adalah teks dengan rujukan Qur'an: Surah ke-82, ayat 1-5. Mohon kirimkan teks berbahasa Inggris yang ingin diterjemahkan.
16 Quran, Surah # 82, verses 1-5.
Surah ke-89, ayat 17-20. Tidak demikian! Sesungguhnya kalian tidak memuliakan anak yatim, dan kalian tidak saling mendorong untuk memberi makan orang miskin, dan kalian memakan harta warisan dengan cara yang rakus, dan kalian mencintai harta dengan kecintaan yang berlebihan.
17 Quran, Surah # 89, verses 17-20.
18 Quran, Surah # 30, verse 39.
19 Qur'an, Surah #68, ayat 9-13 dan Surah #111, ayat 1-3.
19 Quran, Surah # 68, verse 9-13 and Surah # 111, verse 1-3.
20 Biografi Nabi Muhammad karya Ibn Hisyam.
20 Biography of Prophet Mohammad by Ibn Hisham.
The user's message is a reference to Qur'an verses (Surah An-Nisa, 4:1-5), not a text to translate in the sense of a passage. Per the instructions, I translate the user's text as given. The text itself is just a reference, so the faithful translation is the same reference in Indonesian: 21 Quran, Surah #4, ayat 1-5.
21 Quran, Surah #4, verses 1-5.
22 Quran, Surah # 8, verses 1-12; Surah #9 1-5; Surah 47 and 48.
22 Quran, Surah # 8, verses 1-12; Surah #9 1-5; Surah 47 and 48.
23 Quran, Surah #2, verse 282.
24 Kitab Hadis, Sahih Muslim, Riwayat # 2363.
24 Book of Hadith, Sahih Muslim, Narration # 2363.
25 Taqiuddin al-Nabhani, “The Islamic State,” 1953.
25 Taqiuddin al-Nabhani, “The Islamic State,” 1953.
26 Al-Qur'an, Surah #3, ayat 103 "Ingatlah nikmat Allah kepadamu: dahulu kamu bermusuh-musuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan nikmat-Nya kamu menjadi orang-orang yang bersaudara." 27 Al-Qur'an, Surah 59, ayat 9 "Mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri, meskipun mereka sendiri dalam kesusahan . . ." 28 Al-Qur'an, Surah #34, ayat 54 "Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad ﷺ) melainkan kepada seluruh manusia sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." 29 Al-Qur'an, Surah #49, ayat 13 "Wahai manusia! Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa." 30 Lynn H. Nelson "Lectures for A Medieval Survey," The ORB: On-Line Reference Book for Medieval Studies, http://www.the-orb.net/textbooks/nelson/islam.html.
26 Quran, Surah #3, verse 103 “Recall the favor of Allah upon you: you were once rivals; Allah has united your hearts and created among you brotherhood.” 27 Quran, Surah 59, verse 9 “They give them (the emigrants) preference over themselves even though they were in need of that food . . .” 28 Quran, Surah # 34, verse 54 “And We have not sent you (O Muhammad) except as a giver of glad tidings and a warner to all mankind, but most of men know not.” 29 Quran, Surah # 49, verse 13 “O mankind! We have created you from a male and a female, and made you into nations and tribes, that you may know one another. Verily, the most honorable of you with Allâh is that who has more piety.” 30 Lynn H. Nelson “Lectures for A Medieval Survey,” The ORB: On-Line Reference Book for Medieval Studies, http://www.the-orb.net/textbooks/nelson/ islam.html.
31 Ibn Katheer, "Al-Bidaya Wal Nihayah," Buku sejarah karya Ibn Katheer: Permulaan dan Akhir.
31 Ibn Katheer, “Al-Bidaya Wal Nihayah,” History book by Ibn Katheer: The Start and the End.
32 Peter Stearns, dkk. "The First Global Civilization: The Rise and Spread of Islam" dalam "World Civilizations: The Global Experience." 33 Carly Fiorina, pidato pada sebuah konferensi di Minnesota dengan judul "Technology, Business and our Way of Life: What is Next," 26 September 2001.
32 Peter Stearns, et. al. The First Global Civilization: The Rise and Spread of Islma” in “World Civilizations: The Global Experience.” 33 Carly Fiorina, speech at a conference in Minnesota under the tile “Technology, Business and our Way of Life: What is Next,” September 26, 2001.
34 Ira Marvin Lapidus "A History of Islamic Society" hlm. 309, Cambridge University Press, ISBN-13: 9780521779333. 35 Lamartine, komentar tentang Nabi Muhammad ﷺ dalam "Histoire de la Turquie," Paris, 1854.
34 Ira Marvin Lapidus “A History of Islamic Society” p. 309, Cambridge University Press, ISBN-13: 9780521779333. 35 Lamartine, comments on Prophet Mohammad in his “Histoire de la Turquie,” Paris, 1854.
36 Al-Qur'an, Surah ke-3, ayat 31: “Katakanlah (wahai Muhammad): Jika kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku. Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian.” 37 Al-Qur'an, Surah ke-59, ayat 7: “Dan apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah; dan apa yang dilarangnya bagi kamu, maka tinggalkanlah.” 38 Al-Qur'an, Surah ke-6, ayat 50; Surah ke-7, ayat 102; Surah ke-10, ayat 15 dan 109; Surah ke-11, ayat 12.
36 Quran, Surah # 3, verse 31 “Say (O Mohammad) if you really love Allâh then follow me. Allâh will love you and forgive you your sins.” 37 Quran, Surah # 59, verse 7 “And whatsoever the Messenger (Muhammad [peace be upon him]) gives you, take it; and whatsoever he forbids you, abstain (from it).” 38 Quran, Surah # 6, verse 50; Surah # 7, verse 102; Surah #10, verse 15 and 109; Surah # 11, verse 12.
39 Al-Qur'an, Surah #2, ayat 245: "Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan pinjaman itu untuk dirinya dengan kelipatan yang banyak? Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan." 40 Taqiuddin al-Nabhani, "Concepts of Hizb Ut-Tahrir," 2005, hlm. 3-5.
39 Quran, Surah # 2, verse 245 “Who is he that will lend to Allâh a goodly loan so that He may multiply it to him many times? And it is Allâh that decreases or increases (your provisions), and unto Him you shall return.” 40 Taqiuddin al-Nabhani, “Concepts of Hizb Ut-Tahrir,” 2005, pp. 3-5.
41 Abdelqadeem Zallum, "How the Khilafah Was Destroyed," cetakan ketiga, 1990.
41 Abdelqadeem Zallum, “How the Khilafah Was Destroyed,” 3rd edition 1990.
42 Adeed Dawisha "Requiem for Arab Nationalism," Middle East Forum, Vol.10, No.1 Winter, 2003, tersedia dari alamat web http://www.meforum.org/article/518. 43 Bassam Tibi, Arab Nationalism between Islam and Nation State (London: MacMillan, 1997). 44 Global Corruption Report 2007, http://www.transparency.org/publications/publications/gcr_2007. Diakses pada 2007-10-27.
42 Adeed Dawisha “Requiem for Arab Nationalism,” Middle East Forum, Vol.10, No.1 Winter, 2003 available from the web adress http://www.meforum. org/article/518. 43 Bassam Tibi, Arab Nationalism between Islam and Nation State (London: MacMillan,1997). 44 Global Corruption Report 2007, http://www.transparency.org/publications/ publications/gcr_2007. Retrieved 2007-10-27.
45 Sir John Davenport, "Arabs Element of Dominance During the Medieval Ages." 46 Human Watch Report "Syria's Tadmor Prison Dissent Still Hostage to a Legacy of Terror," 1996, Vol. 8, NO. 2 (E).
45 Sir John Davenport, “Arabs Element of Dominance During the Medieval Ages.” 46 Human Watch Report “Syria’s Tadmor Prison Dissent Still Hostage to a Legacy of Terror,” 1996, Vol. 8, NO. 2 (E).
47 http://ar.wikipedia.org.
47 http://ar.wikipedia.org.
48 Rashid Rida, "The History of Imam Mohammad Abdo—Tarikh Alustad Al-Imam Al-Shaikh Mohammad Abdo," cetakan kedua, 2006.
48 Rashid Rida, “The History of Imam Mohammad Abdo—Tarikh Alustad Al-Imam Al-Shaikh Mohammad Abdo,” 2nd edition, 2006.
49 Syed Qutb, Fi Zilal Al-Quran, (Living under the shadow of the Quran).
49 Syed Qutb, Fi Zilal Al-Quran, (Living under the shadow of the Quran).
50 Syed Qutb, “Milestones.” 51 Abul A’ala Al-Mawdoodi, “The Principles of Islam” dan “Tafheem Al-Islam.” 52 Syed Qutb dari (Ikhwanul Muslimin) dieksekusi di Mesir pada 1966; Abdel Aziz Badr (Hizb Ut-Tahrir) dieksekusi di Irak pada 1969.
50 Syed Qutb, “Milestones.” 51 Abul A’ala Al-Mawdoodi, “The Principles of Islam” and “Tafheem Al-Islam.” 52 Syed Qutb from (Muslim Brotherhood) executed in Egypt 1966; Abdel Aziz Badr (Hizb Ut-Tahrir) executed in Iraq 1969.
53 Angel M. Rabasa, et al. "The Muslim World after 9/11," Rand Corporation Report, ISBN 0-8330-3534-7, 2004.
53 Angel M. Rabasa, et al. “The Muslim World after 9/11,” Rand Corporation Report, ISBN 0-8330-3534-7, 2004.
Hadis ke-54, "Sunan Al-Baihaqi," Hadis No 17097.
54 Hadeeth, “Sunnan Al-Baihaqi,” Hadeeth No 17097.
55 Surah # 58, ayat 4 “Dan barangsiapa tidak mendapatkan (biaya) untuk memerdekakan budak, maka hendaklah ia berpuasa dua bulan berturut-turut sebelum keduanya saling menyentuh. Dan barangsiapa tidak mampu melakukannya, hendaklah ia memberi makan enam puluh orang miskin. Demikian itu agar kamu beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Itulah batas-batas yang ditetapkan Allah. Dan bagi orang-orang kafir ada azab yang pedih.” 56 Surah # 59, ayat 7.
55 Surah # 58, verse 4 “And he who finds not the money for freeing a slave must fast two successive months before they both touch each other. And for him who is unable to do so, should feed sixty poor people. That is in order that you may have perfect Faith in Allâh and His Messenger. These are the limits set by Allâh. And for disbelievers, there is a painful torment.” 56 Surah # 59, verse 7.
Surah ke-30, ayat 40.
57 Surah # 30, verse 40.
58 Surah # 35, verse 3.
59 Surah # 30, ayat 37-39 "Tidakkah mereka melihat bahwa Allah melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang beriman. Maka berikanlah kepada keluarga dekat haknya, dan kepada orang miskin dan orang yang sedang dalam perjalanan. Itu lebih baik bagi orang-orang yang menghendaki keridhaan Allah; dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan riba yang kamu berikan agar bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah; dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencari keridhaan Allah, maka itulah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya)." 60 Corinne Asells, "Food Prices Continue to Increase," Suite101.com, http:// world-hunger.suite101.com/article.cfm/world_hunger_crisis.
59 Surah # 30, verse 37-39 “Do they not see that Allah increases the provision for whom He wills and straitens it for whom He wills. Verily, in that are indeed signs for a people who believe. So give to the kindred his due, and to Al-Miskîn (the poor) and to the wayfarer. That is best for those who seek Allah’s Countenance; and it is they who will be successful. And that usury which you take in order that it may increase at the expense of other people’s money, has no increase with Allah; but that which you give in Zakah (charity) seeking Allah’s Countenance, then those they shall have manifold increase” 60 Corinne Asells, “Food Prices Continue to Increase,” Suite101.com, http:// world-hunger.suite101.com/article.cfm/world_hunger_crisis.
61 Surah ke-59, ayat 9: "Dan orang-orang yang telah menempati kota (Madinah) dan telah beriman sebelum (kedatangan) mereka, mereka mencintai orang yang berhijrah kepada mereka, dan mereka tidak menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa yang diberikan kepada mereka (orang-orang Muhajirin); dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka sendiri dalam kesusahan. Dan barangsiapa dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung."
61 Surah # 59, verse 9, “And those who . . . had adopted the Faith, love those who emigrate to them, and have no jealousy in their breasts for that which they have been given, and give them (emigrants) preference over themselves even though they were in need of that. And whosoever is saved from his own covetousness, such are they who will be the successful.
62 Surah # 3, ayat 14-15, "Dijadikan indah bagi manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas dan perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah tempat kembali yang baik (surga)." Katakanlah: "Maukah aku beritahukan kepadamu tentang yang lebih baik daripada yang demikian itu? Bagi orang-orang yang bertakwa, di sisi Tuhan mereka ada surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya; dan (disediakan pula) pasangan-pasangan yang suci serta keridaan Allah." Dan Allah Maha Melihat hamba-hamba-Nya. 63 Hadits, diriwayatkan oleh Ahmad dalam Musnad pada hadits nomor 4880; dan oleh Al-Hakim.
62 Surah # 3, verses 14-15, “Beautified for men is the love of things they covet; women, children, much of gold and silver (wealth), branded beautiful horses, cattle and well-tilled land. This is the pleasure of the present world’s life; but Allah has the excellent return (Paradise with flowing rivers) with Him. Say: ‘Shall I inform you of things far better than those? For Al-Muttaqûn (the pious) there are Gardens (Paradise) with their Lord, underneath which rivers flow. Therein (is their) eternal (home) and purified mates or wives. And Allah will be pleased with them. And Allah is All-Seer of the (His) slaves.’” 63 Hadeeth, narrated by Ahmad in the Musnad under Hadeeth number 4880; and by Al-Hakim.
Hadis ke-64, diriwayatkan oleh Al-Thabarani dari Ibnu Abbas, dan oleh Al-Hakim dari Aisyah.
64 Hadeeth, narrated by Al-Tabarani on the authority of Ibn Abbas, and by Al-Hakim on the authority of Aisha.
Surah ke-9, ayat 60, "As-Sadaqât (di sini maksudnya Zakat) hanyalah untuk orang-orang fuqarâ' (miskin), dan al-masâkin (sangat miskin), dan para amil yang bertugas mengumpulkannya, dan untuk orang-orang yang dibujuk hatinya (agar condong kepada Islam); untuk memerdekakan budak, untuk orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah (yaitu untuk Mujâhidûn, orang-orang yang berjuang dalam peperangan suci), dan untuk ibnu sabîl (musafir yang terputus dari segala sesuatunya); sebagai kewajiban yang ditetapkan oleh Allah. Dan Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana."
65 Surah # 9, verse 60, “As-Sadaqât (here it means Zakah) are only for the Fuqarâ’ (poor), and Al-Masâkin (the very poor) and those employed to collect (the funds), and to attract the hearts of those who have been inclined (towards Islâm); and to free the captives, and for those in debt, and for Allâh’s Cause (i.e., for Mujâhidûn—those fighting in a holy battle), and for the wayfarer (a traveler who is cut off from everything); a duty imposed by Allâh. And Allâh is All-Knower, All-Wise.
66 Surat Al-Baqarah (2), ayat 184: "Dan bagi orang-orang yang tidak mampu berpuasa (karena usia lanjut atau sakit yang menahun), mereka dapat membayar fidyah dengan memberi makan seorang miskin untuk setiap hari di bulan Ramadan." 67 Hadis, "Sahih Al-Bukhari," no. 6164 dan "Sahih Muslim," no. 2599.
66 Surah # 2, verse 184 “And as for those who can not fast (due to age or permanent illness), they can feed a Miskeen (poor person) for every day of Ramadan.” 67 Hadeeth, “Sahih Al-Bukhari,” # 6164 and “Sahih Muslim,” # 2599.
68 Surah # 5, ayat 89: "Allah tidak akan menghukum kamu karena sumpah-sumpahmu yang tidak disengaja, tetapi Dia akan menghukum kamu karena sumpah-sumpah yang kamu sengaja; kafaratnya ialah memberi makan sepuluh orang miskin, dengan ukuran rata-rata dari apa yang kamu berikan untuk makanan keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka, atau memerdekakan seorang budak." 69 Surah # 17, ayat 26 dan Surah # 30, ayat 38.
68 Surah # 5, verse 89 “Allah will not hold you liable for casual oaths, but He will hold you liable for your deliberate oaths; for the expiation of a deliberate oath, you are required to feed ten Miskeen (hungry poor persons), on a scale of the average of that with which you feed your own families, or clothe them or manumit a slave.” 69 Surah # 17, verse 26 and Surah # 30, verse 38.
70 Surah # 69, ayat 33-34: "Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Agung. Dan tidak pula mendorong memberi makan orang miskin." 71 Surah # 89, ayat 17-18: "Sekali-kali tidak! Sesungguhnya kamu tidak memuliakan anak yatim. Dan kamu tidak saling mengajak memberi makan orang miskin." 72 Surah 90, ayat 12-16: "Tetapi dia tidak menempuh jalan yang mendaki lagi sukar. Tahukah kamu apakah jalan yang mendaki lagi sukar itu? (Yaitu) melepaskan budak dari perbudakan, atau memberi makan pada hari kelaparan, kepada anak yatim yang ada hubungan kerabat, atau kepada orang miskin yang sangat fakir (tidak mempunyai apa-apa)." 73 Surah # 76, ayat 8.
70 Surah # 69, verses 33-34 “Verily, He used not to believe in Allah, the Most Great. And urged not on the feeding of Al-Miskeen (the poor).” 71 Surah # 89, verses 17-18 “Nay! But you treat not the orphans with kindness and generosity. And urge not one another on the feeding of Miskeen (the poor).” 72 Surah 90, verses 12-16 “The real challenge is to give food in a day of hunger (famine); To an orphan near of kin. Or to a Miskeen (poor) cleaving to dust (out of misery).” 73 Surah # 76, verse 8.
74 Abel Rahman Al-Maliki, "The Perfect Political Economy," 1963.
74 Abel Rahman Al-Maliki, “The Perfect Political Economy,” 1963.
75 Surah # 20, ayat 14 “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” 76 Surah # 2, ayat 183 “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” 77 Surah # 3, ayat 134 “(Yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” 78 Surah # 17, ayat 70 “Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik, dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” 79 Surah # 17, ayat 23 “Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” 80 Surah # 28, ayat 76-83.
75 Surah # 20, verse 14 “Verily! I am Allâh! none has the right to be worshiped but I, so worship Me, and perform prayer for My Remembrance.” 76 Surah # 2, verse 183 “O you who believe! Observing As-Saum (the fasting) is prescribed for you as it was prescribed for those before you, that you may become Al-Muttaqûn (the pious).” 77 Surah # 3, verses 134 “Those who spend in prosperity and in adversity, who repress anger, and who pardon men; verily, Allah loves the good-doers.” 78 Surah # 17, verse 70 “And indeed We have honored the Children of Adam, and We have carried them on land and sea, and have provided them with good things, and have preferred them above many of those whom We have created with a marked preferment.” 79 Surah # 17, verse 23 “And your Lord has decreed that you worship none but Him. And that you be dutiful to your parents. If one of them or both of them attain old age in your life, say not to them a word of disrespect, nor shout at them but address them in terms of honor.” 80 Surah # 28, verses 76-83.
81 Abu Yusuf, Ya'qub bin Habib bin Ibrahim Al-Anshari. Ia hidup antara tahun 113 H hingga 182 H. Abu Yusuf adalah murid Imam Abu Hanifah, ulama terkemuka dalam mazhab Hanafi. Abu Yusuf menjabat sebagai hakim agung pada masa Harun Al-Rasyid. Ia menulis Al-Kharaj sebagai jawaban atas permintaan Khalifah Harun Al-Rasyid, yang menginginkan rujukan terperinci tentang prinsip dan sistem ekonomi dalam Islam.
81 Abu Yousuf, Yakub Ibn Habib Ibn Ibraheem Al-Ansari. He lived between AH 113 and 182. Abu Yousuf was the student of Iman Abu Hanifah, the prominent scholar of the Hanafi school of thought. Abu Yousuf served as the chief judge for Harun Al-Rasheed. He wrote Al-Kharaj in response to a request from Caliph Harun Al-Rasheed who wanted a detailed reference of the economic principles and system in Islam.
82 Harun Al-Rasheed adalah khalifah kelima dalam Dinasti Islam Abbasiyah. Ia memerintah pada periode 786-809 M (170-193 H).
82 Harun Al-Rasheed is the fifth caliph in the Abbasi Islamic Dynasty. He ruled in the period 786-809 AC (AH 170-193).
83 Abu Hanifah Al-Numan (699-767 M, 80-150 H), pendiri mazhab Hanafi.
83 Abu Hanifah Al-Numan (699-767 AC, AH 80-150), the founder of the Hanafi school of thought.
84 Imam Ja'far Al-Sadiq (703-765 M, H 83-148), pendiri mazhab Ja'fari (Syi'ah).
84 Imam Ja’afar Al-Sadiq (703-765 AC, AH 83-148), the founder of the Ja’afari (Shi’i) school of thought.
Malim Bin Anas (715-798 M, H 93-179), pendiri mazhab Maliki.
85 Malim Bin Anas (715-798 AC, AH 93-179), the founder of the Maliki school of thought.
86 Muhammad bin Idris Al-Syafi'i (766-819 M, 150-204 H), pendiri mazhab Syafi'i dan penulis kitab rujukan hukum Islam "Al-Umm" (Induk Hukum). Al-Syafi'i merumuskan kaidah-kaidah ushul fiqih (yurisprudensi Islam). 87 Ahmad bin Hanbal (780-855 M, 164-241 H), pendiri mazhab Hanbali.
86 Mohammad Bin Idrees Al-Shafi’i (766-819 AC, AH 150-204), the founder of the Shafi’i schoold of thought and the author of the Islamic laws reference “Al-Um” (the Mother of Laws). Al-Shafi’i founded the principles of Fiqh (jurisprudence). 87 Ahmad Bin Hanbal (780-855 AC, AH 164-241), the founder of the Hanbali school of thought.
88 Taqiuddin al-Nabhani, "Sistem Ekonomi dalam Islam," 1953.
88 Taqiuddin al-Nabhani, “The Economic System in Islam,” 1953.
89 Al-Maliki, sama dengan referensi 74. 90 Mohammad Baqir Al-Sadr, "Iqtisaduna," Dar Al-Kutb Al-Lubnani, 1978.
89 Al-Maliki, same as reference 74. 90 Mohammad Baqir Al-Sadr, “Iqtisaduna,” Dar Al-Kutb Al-Lubnani, 1978.
91 Adnan Khalid Turkmani, "Islamic Economic Trend," 1990.
91 Adnan Khalid Turkmani, “Islamic Economic Trend,” 1990.
92 Surah # 3, verse 14.
Hadis ke-93 yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud.
93 Hadeeth narrated by Ahmad and Abu Dawoud.
94 Kanz Al-Ummal, Hadis # 5533.
94 Kanz Al-Ummal, Hadeeth # 5533.
95 Surat # 4, ayat 2 “Dan berikanlah kepada anak-anak yatim harta mereka, dan janganlah kamu menukar yang buruk dengan yang baik, dan janganlah kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya (tindakan) itu adalah dosa yang besar.” 96 Surat # 8, ayat 36 “36 Sesungguhnya orang-orang kafir itu menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Mereka akan terus menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan orang-orang yang kafir itu akan dikumpulkan ke dalam neraka Jahannam.” 97 Surat # 9, ayat 81 “Orang-orang yang tertinggal (tidak ikut dalam perang Tabuk) itu merasa gembira dengan duduk-duduk (tinggal) sesudah kepergian Rasulullah. Mereka tidak suka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, dan mereka berkata: ‘Janganlah kamu berangkat (pergi berperang) dalam panas terik ini.’ Katakanlah: ‘Api neraka Jahannam itu lebih panas’, jika mereka mengetahui.” 98 Hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari, jilid 5, # 125.
95 Surah # 4, verse 2 “And give unto orphans their property and do not exchange (your) bad things for (their) good ones; and devour not their substance (by adding it) to your substance. Surely, this is a great sin.” 96 Surah # 8, verse 36 “36 Verily, those who disbelieve spend their wealth to hinder (men) from the Path of Allah, and so will they continue to spend it; but in the end it will become an anguish for them. Then they will be overcome. And those who disbelieve will be gathered unto Hell.” 97 Surah # 9, verse 81 “Those hypocrites who stayed away (from Tabuk expedition) rejoiced in their staying behind the Messenger of Allah; they hated to strive and fight with their properties and their lives in the Cause of Allah, and they said: ‘March not forth in the heat.’ Say: ‘The Fire of Hell is more intense in heat,’ if only they could understand!” 98 Hadeeth narrated by Al-Bukhari, vol. 5, # 125.
Lihat referensi 88; hlm. 75-85.
99 See reference 88; pp.75-85.
100 Al-Shafi'i, "Kitab Al-Umm," Bab: Ihia' Al-Mawat, dan Musnad Ahmad Ibn Hanbal.
100 Al-Shafi’i, “Kitab Al-Umm,” Bab: Ihia’ Al-Mawat, and Musnad Ahmad Ibn Hanbal.
101 Surah 16, ayat 14: "Dan Dialah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan darinya daging yang segar (yakni ikan), dan agar kamu dapat mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai." 102 Surah 5, ayat 4: "Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang dihalalkan bagi mereka. Katakanlah: 'Dihalalkan bagimu segala yang baik-baik, dan (buruan) yang ditangkap oleh binatang buas yang telah kamu latih sebagai anjing pemburu, yang kamu latih untuk berburu dengan mengajarnya sebagaimana Allah telah mengajarkan kepadamu. Maka makanlah dari apa yang mereka tangkap untukmu, dan sebutlah nama Allah atasnya, dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.'" 103 Hadis yang diriwayatkan dari Anas bin Malik: "Rasulullah ﷺ melaknat sepuluh golongan berkaitan dengan khamar: orang yang memerasnya, orang yang meminta agar diperaskan, peminumnya, pembawanya, orang yang kepadanya khamar itu dibawa, orang yang menyajikannya, penjualnya, orang yang kepadanya dijualkan, pembelinya, dan orang yang untuknya dibelikan." 104 Hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah: "Bahwa Nabi ﷺ melaknat pemakan riba, wakilnya, kedua saksinya, dan orang yang menulis akadnya." 105 Mazhab Syafi'i, Tuhfat Al-Muhtaj Fi Sharh Al-Minhaj, Bab Pertanian, Jilid 6.
101 Surah # 16, verse 14 “And He it is Who has subjected the sea (to you), that you eat thereof fresh tender meat (i.e., fish), and that you bring forth out of it ornaments to wear.” 102 Surah # 5, verse 4 “They ask you what is lawful for them Say: ‘Lawful unto you are all kind of foods which Allah has made lawful. And those beasts and birds of prey which you have trained as hounds, training and teaching them (to catch) in the manner as directed to you by Allah; so eat of what they catch for you, but pronounce the Name of Allah over it, and fear Allah. Verily, Allah is Swift in reckoning.’” 103 Hadeeth narrated by Anas Bin Malik “The Messenger of Allah cursed ten types of people regarding alcohol: its presser, the one who asks for it to be pressed, its drinker, its carrier, the one to whom it is carried, the one who serves it, its seller, the one for whom it is sold, its purchaser and the one for whom it is purchased.” 104 Hadeeth narrated by Ibn Maja, “That the Prophet cursed the one who takes usury, his agent, its two witnesses and the one who writes the contract.” 105 Shafi’i school, Tuhfat Al-Muhtaj Fi Sharh Al-Minhaj, Section on Farming, Volume 6.
106 Surah An-Nisa', ayat 11-12: "Allah mewasiatkan kepadamu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu, yaitu: bagian seorang anak lelaki sama dengan bagian dua orang anak perempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan yang jumlahnya lebih dari dua, maka bagian mereka dua pertiga dari harta yang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka dia memperoleh separuh harta. Untuk dua orang ibu-bapak, bagian masing-masing seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak. Jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan dia diwarisi oleh ibu-bapaknya saja, maka ibunya mendapat sepertiga. Jika yang meninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut) setelah dipenuhi wasiat yang dibuatnya atau (dan) sesudah dibayar utangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat manfaatnya bagimu. Ketetapan itu dari Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." 107 Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam kitab al-Faraid: "Aku adalah pewaris bagi orang yang tidak memiliki ahli waris." 108 Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari. 109 Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Umamah: "Tidak ada potong tangan pada masa paceklik." 110 Ibnu 'Asakir meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ juga bersabda: "Saling berilah hadiah di antara kalian, agar kalian saling mencintai." 111 Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari: Sa'd bin Abi Waqqash berkata: "Pernah aku sakit hingga hampir meninggal. Nabi ﷺ datang menjengukku. Maka aku berkata: 'Wahai Rasulullah, aku memiliki harta yang banyak, dan tidak ada yang mewarisiku kecuali anak perempuanku. Bolehkah aku berwasiat dua pertiga dari hartaku?' Beliau bersabda: 'Tidak.' Aku berkata: 'Separuhnya?' Beliau bersabda: 'Tidak.' Aku berkata: 'Sepertiganya?' Beliau bersabda: 'Sepertiga itu sudah banyak. Lebih baik engkau meninggalkan anak-anakmu dalam keadaan kaya daripada meninggalkan mereka dalam keadaan miskin yang meminta-minta kepada manusia.'" 112 Hadis yang diriwayatkan oleh An-Nasa'i: "Nabi ﷺ menulis surat kepada penduduk Yaman dan mengirimkannya bersama 'Amr bin Hazm; di dalamnya tertulis: 'Diyat untuk jiwa (yang terbunuh) adalah seratus ekor unta.'" 113 Hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud: "Manusia berserikat dalam kepemilikan hutan, air, dan api." 114 Hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi: "Abyadh bin Hammal datang kepada Nabi ﷺ dan meminta agar beliau memberikan kepadanya sebidang tanah yang mengandung garam, dan beliau pun memberikannya. Ketika ia hendak pergi, seseorang yang hadir bersama Nabi ﷺ berkata: Tahukah engkau apa yang telah engkau berikan kepadanya? Engkau telah memberinya air yang tidak terbatas. Maka beliau pun mengambilnya kembali darinya." 115 Lihat misalnya kitab Al-Amwal karya Abu Ubaid, Al-Kharaj karya Abu Yusuf, Iqtisaduna karya Al-Sadr, dan The Economic System in Islam karya An-Nabhani.
106 Surah # 4, verses 11-12 “Allah commands you as regards your inheritance: to the male, a portion equal to that of two females; if there are only daughters, two or more, their share is two-thirds of the inheritance; if only one, her share is half. For parents, a sixth share of inheritance to each if the deceased left children; if no children, and the parents are the only heirs, the mother has a third; if the deceased left brothers or (sisters), the mother has a sixth. (The distribution in all cases is) after the payment of legacies he may have bequeathed or debts. You know not which of them, whether your parents or your children, are nearest to you in benefit; (these fixed shares) are ordained by Allah. And Allah is Ever All-Knower, All-Wise.” 107 Hadeeth narrated by Abu Dawoud in the book of inheritance, “I inherit anyone who leaves no inheritors behind.” 108 Hadeeth narrated by Bukhari. 109 Hadeeth narrated by Abu Umama, “There is no amputation in time of famine.” 110 Ibn’ Asakir narrated that the Prophet also said, “Exchange gifts amongst yourselves so that you love each other.” 111 Hadeeth narrated by Bukhari, “Sa’ad ibn Waqqas said: ‘I was ill once to the point I was approaching death. The Prophet came to visit me. So I said: “O Messenger of Allah, I have great wealth, and nobody inherits from me except my daughter. Can I bequeath (in a will) two thirds of my property?” He said: “No.” I said: “Half of it?” He said: “No.” I said: “One third of it?” He said: “The third is big (enough). It is better to leave your children rich than to leave them poor and begging from the people.”’” 112 Hadeeth narrated by An-Nisai, “the Prophet wrote a letter to the people of Yemen and he sent it with Amr ibn Hazm; it included “The blood money for the (killed) person is 100 camels.” 113 Hadeeth narrated by Ahmad and Abu Dawoud, “People are partnership in their ownership of forests, water and fire.” 114 Hadeeth narrated by Tirmidhi, “Abyadh ibn Hammal came to the Prophet and asked him to grant him a salt laden land, and he granted it to him. And when he left, one person in attendance with the Prophet said: Do you know what you granted him? You granted him the uncountable water. He then took it away from him.” 115 See for example the book of Al-Amwal by Abu Obaid, Al-Kharaj by Abu Yousuf, Iqtisaduna by Al-Sadr, The Economic System in Islam by An-Nabhani.
116 Abu Ubaid, kitab Al-Amwal; bab tentang Kharaj.
116 Abu Obaid, the book of Amwal; section on Kharaj.
117 Lihat referensi 82.
117 See reference 82.
118 Lihat referensi 81.
118 See reference 81.
119 Abu Zakaria Al-Qurashi, kitab Al-Kharaj, H. 203. Qudamah Bin Ja'afar, kitab Al-Kharaj wa Ash-Shahadah, H. 328.
119 Abu Zakaria Al-Qurashi, book Al-Kharaj, AH 203. Qudamah Bin Ja’afar, book Al-Kharaj and Documentation, AH 328.
120 http://www.hp.com/hpinfo/execteam/speeches/fiorina/minnesota01.htm. 121 Hadeeth narrated by Bukhari, # 479.
120 http://www.hp.com/hpinfo/execteam/speeches/fiorina/minnesota01.htm. 121 Hadeeth narrated by Bukhari, # 479.
122 Hadits yang diriwayatkan oleh Al-Tabarani dalam kitab Awsat, nomor 891.
122 Haddeth narrated by Al-Tabarani in the book Awsat, # 891.
123 Surah # 9, ayat 105 "Dan katakanlah (wahai Muhammad) 'Bekerjalah kamu! Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu pula Rasul-Nya dan orang-orang mukmin.'" 124 Surah # 30, ayat 39 "Dan riba yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencari keridaan Allah, maka itulah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya)."ﷺ 125 David Astle, "The Babylonian Wow," http://download.cxs2.info/the_ babylonian_woe.pdf.
123 Surah # 9, verse 105 “And say (O Muhammad) ‘Do deeds! Allah will see your deeds, and (so will) His Messenger and the believers.’” 124 Surah # 30, verse 39 “And that usurious money which you give to others, in order that it may increase from other people’s wealth, has no increase with Allah; but that which you give in Zakat seeking Allah’s Countenance, then those they shall have manifold increase.” 125 David Astle, “The Babylonian Wow,” http://download.cxs2.info/the_ babylonian_woe.pdf.
126 Houghton Mifflin (Publishers): Encyclopedia of World History, P. 48 ; Boston ; 1940. 127 The Arden Shakespeare, "The Merchant of Venice," edited by H.L Withers, D. C. Heath Company, London.
126 Houghton Mifflin (Publishers): Encyclopedia of World History, P. 48 ; Boston ; 1940. 127 The Arden Shakespeare, “The Merchant of Venice,” edited by H.L Withers, D. C. Heath Company, London.
128 Richard Wolf, "Capitalism Hits the Fan," http://video.google.com/videoplay? docid=7382297202053077236#.
128 Richard Wolf, “Capitalism Hits the Fan,” http://video.google.com/videoplay? docid=7382297202053077236#.
129 June Grem, "The Money Manipulators," Enterprise Publications, 1971.
129 June Grem, “The Money Manipulators,” Enterprise Publications, 1971.
Surah ke-57, ayat ke-11
130 Surah # 57, verse 11
131 Surah # 2, verse 276
Surah ke-2, ayat 275
132 Surah # 2, verse 275
Surah ke-9, ayat 34
133 Surah # 9, verse 34
134 Al-Qurtubi, "Al-Jami' li Ahkam al-Quran," Surah #9, ayat #34
134 Al-Qurtubi, “The Compilation of the Rules of the Quran,” Surah # 9, verse # 34
135 Surah ke-27, ayat 27 "Dia (Syu'aib) berkata: Sesungguhnya aku ingin menikahkan engkau dengan salah seorang dari kedua putriku ini, dengan syarat engkau bekerja denganku selama delapan tahun." 136 Goldsborough, Reid, "World's First Coin," Rg.ancients.info. 2003-10-02. http://rg.ancients.info/lion/article.html. Diakses 2009-04-20. 137 Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dari Thawus dan Ibnu Umar.
135 Surah # 27, verse 27 “He said: I intend to wed one of these two daughters of mine to you, on condition that you serve me for eight years.” 136 Goldsborough, Reid, “World’s First Coin,” Rg.ancients.info. 2003-10-02. http://rg.ancients.info/lion/article.html. Retrieved 2009-04-20. 137 Hadeeth narrated by Abu Dawoud on the authority of Tawoos and Ibn Omar.
Hadis ke-138 yang diriwayatkan oleh An-Nasa'i dari Amr bin Hazm,
138 Hadeeth narrated by An-Nisai on the authority of Amru Ibn Hazm,
139 Hadis yang diriwayatkan oleh Muslim dan Bukhari 140 Abdul Malik bin Marwan (646-705 M, 25-86 H) adalah khalifah kesembilan dalam Islam.
139 Hadeeth narrated by Muslim and Bukhari 140 Abdul Malik Bin Marwan (646-705 AC, AH 25-86) was the ninth caliph in Islam.
141 http://www.imf.org/external/np/exr/center/mm/eng/cc_sub_4.htm.
141 http://www.imf.org/external/np/exr/center/mm/eng/cc_sub_4.htm.
142 George Parker, Tony Barber dan Daniel Dombey (9 Oktober 2008). “Senior figures call for new Bretton Woods ahead of Bank/Fund meetings.” 143 Agence France-Presse (AFP) (13 Oktober 2008). “World needs new Bretton Woods, says Brown.” 144 Hadis yang diriwayatkan oleh Muslim dari Abi Said Al-Khudari, Hadis nomor 1548.
142 George Parker, Tony Barber and Daniel Dombey (October 9, 2008). “Senior figures call for new Bretton Woods ahead of Bank/Fund meetings.” 143 Agence France-Presse (AFP) (October 13, 2008). “World needs new Bretton Woods, says Brown.” 144 Hadeeth narrated by Muslim on the authority of Abi Said Al-Khudari, Hadeeth # 1548.
145 Hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi. 146 Hadis yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, nomor 2346, dan oleh Ibnu Majah nomor 4141, dari Salmat bin Ubaidillah Al-Anshari.
145 Hadeeth narrated by Tirmidhi. 146 Hadeeth narrated by Tirmidhi, # 2346 and by Ibn Majah # 4141on the authority of Salmat Bin Obaid Allah Al-Ansari.
147 Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari 148 Hadis yang diriwayatkan dalam kitab Sunan dari Ibnu Mas'ud.
147 Hadeeth narrated by Bukhari 148 Haddeth narrated in the Sunnan book on the authority of Ibn Masoud.
Hadis ke-149 yang diriwayatkan dalam "Al-Fawaed" karya Abu Al-Faraj Al-Asbhani, nomor 20, dari Al-Miqdam bin Ma'di Karb.
149 Hadeeth narrated in “Al-Fawaed by Abu Al-Faraj Al-Asbhani,” # 20 on the authority of Al-Miqdam Bin Madi Karb.
Hadits ke-150 yang diriwayatkan dalam "Sunan Abu Dawud" dan "Nail al-Awthar", no. 2982, dari Kulaib bin Manfa'ah.
150 Hadeeth narrated in “Sunan Abu Dawoud and Anil Al-Awtar,” # 2982, on the authority of Kulaib Bin Manfa’ah.
151 Hadis yang diriwayatkan oleh seluruh perawi dari Ibnu Umar: "Islam dibangun atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad ﷺ adalah utusan-Nya; mendirikan shalat; menunaikan zakat; berpuasa di bulan Ramadhan; dan melaksanakan haji." 152 Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dari Ibnu Abbas: "Nabi ﷺ mengutus Muadz bin Jabal ke Yaman dan memintanya untuk memberitahukan kepada kaum Muslimin yang baru bahwa Allah mewajibkan atas mereka sedekah yang diambil dari harta orang-orang kaya dan diberikan kepada orang-orang miskin." 153 Al-Amwal dalam Negara Khilafah karya Abdul Qadim Zallum, cetakan ke-3, 2004. 154 Jurnal Al-Alamiah International Islamic Charity Organization, November 2007, No. 211.
151 Hadeeth narrated by all narrators on the authority of Ibn Omar “Islam is constructed upon five: witness that Allah is the only God and that Mohammad is his Messenger; establish the prayer; provide Zakah; fast the month of Ramadan; and perform pilgrimage (Hajj).” 152 Hadeeth narrated by Bukhari on the authority of Ibn Abbas “The Prophet designated Muath Bin Jbal to Yemen and asked him to inform the new Muslims that Allah obligated upon them a charity to be taken out of the wealth of the rich ones and given to the poor.” 153 Al-Amwal in the Khilafah State by Abel Qadim Zallum, 3rd edition, 2004. 154 Al-Alamiah International Islamic Charity Organization Journal, November 2007, # 211.
155 Masa Umar bin Abdul Aziz, Khalifah ke-8 dari Bani Umayyah (717-720 M), http://ar.wikipedia.org/wiki/; http://ejabat.google.com/ejabat/thread?tid =140bef0f6d8e07f5&pli=1.
155 The era of Omar Bin Abdel-Aziz, the 8 Caliph of Bani Umayya (717-720 th AC), http://ar.wikipedia.org/wiki/; http://ejabat.google.com/ejabat/thread?tid =140bef0f6d8e07f5&pli=1.
156 Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, no. 5056
156 Hadeeth narrated by Bukhari, # 5056
Ini adalah judul/referensi berikut: "157 Quran, Surah # 28, verses 76-83." Terjemahan: 157 Quran, Surah # 28, ayat 76-83.
157 Quran, Surah # 28, verses 76-83.
158 Elizabeth Mumiller, "21st-Century Warnings of a Threat Rooted in the 7th Century," New York Times, 12 Desember 2005.
158 Elizabeth Mumiller, “21st-Century Warnings of a Threat Rooted in the 7th Century,” New York Times, Dec. 12, 2005.
159 http://www.obsessionthemovie.com/.
159 http://www.obsessionthemovie.com/.
160 Sirat Ibn Hisham—Biografi Nabi oleh Ibnu Hisyam, http:// abdurrahman.org/seerah/sirat_ibn_hisham.pdf.
160 Sirat Ibn Hisham—Biography of the Prophet by Ibn Hisham, http:// abdurrahman.org/seerah/sirat_ibn_hisham.pdf.
161 Surah #7, ayat 28: "Dan apabila mereka mengerjakan perbuatan keji (misalnya, thawaf mengelilingi Ka'bah dalam keadaan telanjang), mereka berkata: 'Kami mendapati nenek moyang kami melakukannya, dan Allah telah memerintahkan kami untuk itu.'"
161 Surah #7, verse 28 “And when they commit an evil deed (e.g., going round the Ka’bah in naked state), they say: ‘We found our fathers doing it, and Allah has commanded us on it.’”.
162 Surah 10, ayat 78: "Mereka berkata: 'Apakah kamu datang kepada kami untuk memalingkan kami dari (agama) yang kami dapati nenek moyang kami mengikutinya, dan agar kamu berdua mendapat kebesaran di negeri ini? Kami tidak akan percaya kepada kamu berdua!'" 163 Surah 31, ayat 21: "Dan apabila dikatakan kepada mereka: 'Ikutilah apa yang diturunkan Allah,' mereka menjawab: 'Tidak, kami hanya akan mengikuti apa yang kami dapati dari nenek moyang kami.' (Apakah mereka akan tetap demikian) meskipun setan mengajak mereka kepada azab api yang menyala?" 164 Surah 6, ayat 99: "Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu dengan air itu Kami menumbuhkan segala macam tumbuhan, maka Kami keluarkan darinya tanaman yang menghijau, dari situ Kami keluarkan butir-butir yang bertumpuk-tumpuk, dan dari mayang pohon kurma (Kami keluarkan) tangkai-tangkai yang menjulai dekat, dan kebun-kebun anggur, serta zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya apabila ia berbuah dan (perhatikan pula) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." 165 Surah 30, ayat 21-32. 166 Surah 2, ayat 256: "Tidak ada paksaan dalam beragama. Sungguh, telah jelas perbedaan antara jalan yang benar dan jalan yang sesat." 167 Surah 43, ayat 84.
162 Surah # 10, verse # 78 “They said: ‘Have you come to us to turn us away from that (Faith) we found our fathers following, and that you two (Moses and Aaron) may have greatness in the land? We are not going to believe you two!’” 163 Surah 31, verse # 21 “And when it is said to them: ‘Follow that which Allâh has sent down,’ they say: ‘Nay, we shall follow that which we found our fathers (following).’ (Would they do so) even if Shaitân (Satan) invites them to the torment of the Fire.” 164 Surah 6, verse # 99 “It is He Who sends down water (rain) from the sky, and with it We bring forth vegetation of all kinds, and out of it We bring forth green stalks, from which We bring forth thick clustered grain. And out of the date-palm and its spathe come forth clusters of dates hanging low and near, and gardens of grapes, olives and pomegranates, each similar (in kind) yet different (in variety and taste). Look at their fruits when they begin to bear, and the ripeness thereof. Verily! In these things there are signs for people who believe.” 165 Surah 30, verse 21-32. 166 Surah 2, verse #256 “There is no compulsion in religion. Verily, the Right Path has become distinct from the wrong path.” 167 Surah 43, verse # 84.
168 Surah 12, ayat ke-40.
168 Surah 12, verse # 40.
169 Para ulama utama yang menghimpun Sunnah Nabi Muhammad ﷺ antara lain Imam Bukhari, Imam Muslim, Abu Dawoud, An-Nassai, Ibn Majah, Imam Malik, Al-Tirmidhi, dan Ibn Ishaq. 170 Kitab-kitab Tafsir Al-Qur'an antara lain karya Ibn Katheer, Al-Qurtubi, Al-Tabari, Al-Razi, Al-Nasfi, dan masih banyak lainnya.
169 The main scholars who compiled the Sunnah of Prophet Mohammad include Imam Bukhari, Imam Muslim, Abu Dawoud, An-Nassai, Ibn Majah, Imam Malik, Al-Tirmidhi, Ibn Ishaq. 170 Books of Quran Tafseer include the books authored by Ibn Katheer, Al-Qurtubi, Al-Tabari, Al-Razi, Al-Nasfi, and many others.
171 Mazhab Fiqih mencakup mazhab Imam Abu Hanifah, Imam Ja'far, Imam Syafi'i, Imam Malik, dan Imam Ahmad.
171 Schools of Fiqh include the schools of Imam Abu Hanifah, Imam Ja’afar, Imam Shafi’i, Imam Malik, Imam Ahmad.
Pada tahun 1258 M (656 H), bangsa Mongol menyerang Baghdad dan membakar perpustakaannya yang besar.
172 The Moguls attacked Baghdad and burned its great library in the year 1258 (AH 656).
173 Perang Salib pada periode 1096-1291.
173 Crusade wars in the period 1096-1291.
174 Edward Montet, "La Propagande Chretienne et ses Adversaries Musulmans," Paris 1890. (Juga dalam T. W. Arnold dalam "The Preaching of Islam," London 1913.)
174 Edward Montet, “La Propagande Chretienne et ses Adversaries Musulmans,” Paris 1890. (Also in T. W. Arnold in “The Preaching of Islam,” London 1913.)
Lihat misalnya “Islamic Personality part 1” karya Taqiuddin al-Nabhani.
175 See for example “Islamic Personality part 1” by Taqiuddin al-Nabhani.
Lihat misalnya kitab-kitab klasik tentang sejarah Islam seperti “Al-Bidaya Wal Nihaya—Beginnin and End in History” karya Ibn Katheer dan “Tareekh Al-Tabari” karya Al-Tabari.
176 See for example the classical books on the history of Islam such as “Al-Bidaya Wal Nihaya—Beginnin and End in History” by Ibn Katheer and “Tareekh Al-Tabari” by Al-Tabari.
177 Edward Gibbon, “The History of the Decline and Fall of the Roman Empire,” ditulis 1776-1789, diterbitkan ulang oleh Bibliolife, 2008.
177 Edward Gibbon, “The History of the Decline and Fall of the Roman Empire,” written 1776-1789, republished by Bibliolife, 2008.
178 Edward Gibbon dan Simon Ocklay, History of the Saracen Empire, London 1870, hlm. 54.
178 Edward Gibbon and Simon Ocklay, History of the Saracen Empire, London 1870, p. 54.
179 Edward Gibbon, sama seperti referensi 20.
179 Edward Gibbon, same as reference 20.
180 R. Bosworth Smith (1784-1884), "Muhammad and Muhammadanism," ditulis pada tahun 1878, diterbitkan kembali oleh Atlantic pada tahun 1996.
180 R. Bosworth Smith (1784-1884), “Muhammad and Muhammadenasim,” written in 1878, republished by Atlantic in 1996.
181 Arthur Stanley Tritton (1881-1973) adalah seorang sejarawan dan cendekiawan Islam asal Inggris. Ia diangkat sebagai profesor bahasa Arab di School of Oriental and African Studies, University of London, pada tahun 1938, dan juga pernah mengajar selama beberapa waktu di Aligarh University. Ia menerbitkan sejumlah kajian yang berkaitan dengan sejarah Islam, di antaranya “The Rise of the Imams of Sanaa (1925),” “The Caliphs and their non-Muslim Subjects: A Critical Study of the Covenant of Umar (1930),” dan “Islam: Belief and Practices (1951).” 182 A. S. Tritton “Islam: Belief and Practices,” 1951.
181 Arthur Stanley Tritton (1881-1973) was a British historian and scholar of Islam. He was appointed professor of Arabic at the School of Oriental and African Studies, University of London, in 1938, and also spent some time teaching at Aligarh University. He published several studies related to Islamic history including “The Rise of the Imams of Sanaa (1925),” “The Caliphs and their non-Muslim Subjects: A Critical Study of the Covenant of Umar (1930),” and “Islam: Belief and Practices (1951).” 182 A. S. Tritton “Islam: Belief and Practices,” 1951.
183 De Lacy Evans O'Leary (1872-1957), seorang sejarawan dan cendekiawan Inggris dalam bidang Islam dan bahasa Arab.
183 De Lacy Evan s O’Leary (1872-1957), a British historian and scholar of Islam and the Arabic language.
184 De Lacy Evans O'Leary, "Islam at the Cross Roads: A Brief Survey of the Present Position and Problems of the World of Islam." London: Kegan Paul, Trench, Trubner. New York: E. P. Dutton, 1923. A Short History of the Fatimid Khalifate. London, 1923. 185 James Michener, "Islam: The Misunderstood Religion," Reader's Digest, May 1955, hlm. 68-70.
184 De Lacy Evans O’Leary, “Islam at the Cross Roads : A Brief Survey of the Present Position and Problems of the World of Islam.” London: Kegan Paul, Trench, Trubner. New York: E. P. Dutton, 1923 A Short History of the Fatimid Khalifate. London 1923. 185 James Michener in “Islam: The Misunderstood Religion,” Reader’s Digest, May 1955, pp. 68-70.
186 Lawrence E. Browne dalam "The Prospects of Islam," 1944.
186 Lawrence E. Browne in “The Prospects of Islam,” 1944.
187 Alphonse Marie Louis de Prat de Lamartine (Oktober 1790-1869) adalah seorang penulis, penyair, dan politikus Prancis.
187 Alphonse Marie Louis de Prat de Lamartine (October 1790-1869) was a French writer, poet, and politician.
Teks yang Anda kirim hanya berupa tautan (URL), bukan teks yang bisa saya terjemahkan. Silakan tempelkan isi teks yang ingin diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
188 http://fr.wikipedia.org/wiki/Histoire_de_la_Turquie.
189 Mahatma Gandhi, pernyataan yang diterbitkan dalam “Young India,” 1924.
189 Mahatma Gandhi, statement published in “Young India,”1924.
190 Sir George Bernard Shaw dalam "The Genuine Islam," Vol. 1, No. 8, 1936.
190 Sir George Bernard Shaw in “The Genuine Islam,” Vol. 1, No. 8, 1936.
191 Michael Hart, "The 100, A Ranking of the Most Influential Persons in History," New York, 1978.
191 Michael Hart, “The 100, A Ranking of the Most Influential Persons in History,” New York, 1978.
192 Dr. William Draper (1811-1882), "History of Intellectual Development of Europe," New York: Harper & Brothers, 1876.
192 Dr. William Draper (1811-1882), “History of Intellectual Development of Europe,” New York: Harper & brothers, 1876.
193 John Rodwell translation of the Holy Quran, 1861.
193 John Rodwell translation of the Holy Quran, 1861.
194 W. Montgomery Watt dalam "Muhammad at Mecca," Oxford, 1953.
194 W. Montgomery Watt in “Muhammad at Mecca,” Oxford, 1953.
195 Philip Hitti, "Arab History: From The Earliest Times to the Present," edisi ke-6, London, Macmillan & Co. LTD, 1956. 196 Washington Irving (1783-1859) adalah seorang pengarang, esais, penulis biografi, dan sejarawan Amerika pada awal abad kesembilan belas. 197 Canon Taylor, makalah yang dibacakan di hadapan Church Congress di Walverhamton, dikutip oleh Arnoud dalam The Preaching of Islam, hlm. 71-72. 198 H. A. R. Gibb, Whither Islam, London, 1932.
195 Philip Hitti, “Arab History: From The Ealiest Times to the Present,” 6th edition, London, Macmillan & Co. LTD, 1956. 196 Washington Irving (1783-1859) was an American author, essayist, biographer, and historian of the early nineteenth century. 197 Canon Taylor, paper read before the Church Congress at Walverhamton, quoted by Arnoud in The Preaching of Islam, pp. 71-72. 198 H. A. R. Gibb, Whither Islam, London, 1932.
199 Arnold Joseph Toynbee (1889-1975) adalah seorang sejarawan Inggris yang karyanya dalam dua belas jilid, A Study of History, 1934-1961, berisi analisis tentang bangkit dan runtuhnya peradaban. Karya tersebut merupakan sintesis sejarah dunia, sebuah metahistori yang didasarkan pada ritme universal berupa kebangkitan, kejayaan, dan kemunduran, serta mengkaji sejarah dari perspektif global.
199 Arnold Joseph Toynbee (1889-1975) was a British historian whose twelve-volume analysis of the rise and fall of civilizations, A Study of History, 1934-1961, was a synthesis of world history, a metahistory based on universal rhythms of rise, flowering, and decline, which examined history from a global perspective.
200 Herbert George Wells (1866-1946) adalah seorang penulis Inggris. Ia adalah penulis yang sangat produktif dalam berbagai genre, termasuk novel kontemporer, sejarah, politik, dan kritik sosial.
200 Herbert George Wells (1866-1946) was an English author. He was a prolific writer in many genres, including contemporary novels, history, politics, and social commentary.
201 Sarojini Naidu (1879-1949) adalah seorang anak ajaib, pejuang kemerdekaan, dan penyair. Naidu adalah perempuan India pertama yang menjadi presiden Kongres Nasional India dan perempuan pertama yang menjadi gubernur Uttar Pradesh. Ia aktif dalam Gerakan Kemerdekaan India, bergabung dengan Mahatma Gandhi dalam Pawai Garam ke Dandi, lalu memimpin Satyagraha Dharasana setelah penangkapan Gandhi, Abbas Tyabji, dan Kasturba Gandhi.
201 Sarojini Naidu (1879-1949) was a child prodigy, freedom fighter, and poet. Naidu was the first Indian woman to become the president of the Indian National Congress and the first woman to become the governor of Uttar Pradesh. She was active in the Indian Independence Movement, joining Mahatma Gandhi in the Salt March to Dandi, and then leading the Dharasana Satyagraha after the arrests of Gandhi, Abbas Tyabji, and Kasturba Gandhi.
202 Sarojini Naidu (1879-1949), "Lectures on the Ideals of Islam." 203 Addison, James Thayer. "The Christian Approach to the Moslem." AMS Press, New York, USA. 1966 (1942).
202 Sarojini Naidu (1879-1949), “Lectures on the Ideals of Islam.” 203 Addison, James Thayer. “The Christian Approach to the Moslem.” AMS Press, New York, USA. 1966 (1942).
204 Jared Diamond: Ahli sosiologi dan fisiologi dari UCLA yang memenangkan Hadiah Pulitzer untuk bukunya "The Evolution of Religions."
204 Jared Diamond: UCLA sociologist and physiologist who won the Pulitzer Prize for his book “The Evolution of Religions.”