6.1 Kembalinya Khilafah
6.1 The Return of the Khilafah
"Kenabian akan tetap ada di tengah kalian selama Allah menghendaki ia ada. Kemudian Dia akan mengakhirinya jika Dia menghendaki untuk mengakhirinya. Lalu akan ada Khilafah menurut manhaj Kenabian, dan segala sesuatu akan berjalan sebagaimana Allah kehendaki. Kemudian Dia akan mengakhirinya jika Dia menghendaki untuk mengakhirinya. Lalu akan ada kekuasaan yang bersifat turun-temurun, dan segala sesuatu akan berjalan sebagaimana Allah kehendaki. Kemudian Dia akan mengakhirinya jika Dia menghendaki untuk mengakhirinya. Lalu akan ada kekuasaan yang zalim, dan segala sesuatu akan berjalan sebagaimana Allah kehendaki. Kemudian Dia akan mengakhirinya jika Dia menghendaki untuk mengakhirinya. Lalu akan ada Khilafah menurut manhaj Kenabian." Kemudian beliau ﷺ terdiam."
“Prophethood will last with you for as long as Allah wants it to last. Then He will end it if He wishes to end it. Then there will be Khilafah according to the method of Prophethood, and things will be as Allah wishes them to be. Then He will end it if He wishes to end it. Then there will be a hereditary rule, and things will be as Allah wishes them to be. Then He will end it if He wishes to end it. Then there will be an oppressive rule, and things will be as Allah wishes them to be. Then He will end it if He wishes to end it. Then there will be a Khilafah according to the method of Prophethood.” Then he (saw) fell silent”
Kembalinya Khilafah
The Return of the Khilafah
Imam Ahmad dalam Musnad-nya (jilid empat halaman 273) meriwayatkan dari al-Nu’man Ibn Basyir (ra) bahwa beliau berkata, Nabi ﷺ telah bersabda, “Kenabian akan tetap ada di tengah kalian selama Allah menghendaki ia ada. Kemudian Dia akan mengakhirinya jika Dia menghendaki untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada Khilafah menurut manhaj kenabian, dan keadaan akan berjalan sebagaimana Allah menghendakinya. Kemudian Dia akan mengakhirinya jika Dia menghendaki untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada kekuasaan yang bersifat warisan, dan keadaan akan berjalan sebagaimana Allah menghendakinya. Kemudian Dia akan mengakhirinya jika Dia menghendaki untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada kekuasaan yang zalim, dan keadaan akan berjalan sebagaimana Allah menghendakinya. Kemudian Dia akan mengakhirinya jika Dia menghendaki untuk mengakhirinya. Kemudian akan ada Khilafah menurut manhaj kenabian.” Kemudian beliau (saw) diam. Rasulullah ﷺ telah mengabarkan kembalinya Khilafah setelah lenyap dan hancurnya ia. Hari ini kita menyaksikan kekuasaan zalim yang telah Rasulullah ﷺ kabarkan kepada kita, namun kita juga sudah mendekati kembalinya Khilafah yang berada di atas Minhaj Rasulullah ﷺ, sebagaimana beliau ﷺ sebutkan bahwa ia akan kembali lagi.
Imam Ahmad in his Musnad (volume four page 273) narrated from al-Nu’man Ibn Bashir (ra) as saying that the Prophet had stated, “Prophethood will last with you for as long as Allah wants it to last. Then He will end it if He wishes to end it. Then there will be Khilafah according to the method of prophethood, and things will be as Allah wishes them to be. Then He will end it if He wishes to end it. Then there will be a hereditary rule, and things will be as Allah wishes them to be. Then He will end it if He wishes to end it. Then there will be an oppressive rule, and things will be as Allah wishes them to be. Then He will end it if He wishes to end it. Then there will be a Khilafah according to the method of Prophethood.” Then he (saw) fell silent” The Messenger of Allah (saw) has foretold the return of the Khilafah after its demise and destruction. Today we are witnessing the oppressive rule that the Messenger of Allah (saw) informed us of, however we are also nearing the return of the Khilafah that is upon the Minhaj of the Messenger of Allah (saw) that he (saw) stated would once again return.
Sesungguhnya kita harus menyadari bahwa meningkatnya penindasan yang dihadapi oleh kaum mukmin dan para pembawa dakwah Islam serta upaya menegakkan Khilafah hanyalah tanda kembalinya Khilafah dan pengakuan para penguasa munafik terhadap hal ini. Kita hendaknya mengambil keyakinan dan meningkatkan keteguhan, kesabaran, serta ketekunan kita menghadapi tiran-tiran seperti itu, berdasarkan sabda Rasulullah ﷺ sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya dari Ma'qal bin Yasar, yang berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Kezaliman tidak akan lama muncul setelah aku tiada. Setiap kali kezaliman muncul, sebanyak itu pula keadilan akan hilang, sampai lahir manusia yang hidup di bawah kezaliman dan tidak pernah mengetahui hal lain. Kemudian Allah akan mendatangkan keadilan, dan setiap kali keadilan datang, sebanyak itu pula kezaliman akan hilang, sampai lahir manusia yang hidup di bawah keadilan dan tidak pernah mengetahui hal lain." Kini kita berada di ambang kembalinya Khilafah. Terdapat banyak riwayat dan nubuat mengenai kembalinya Khilafah. Sesungguhnya Rasulullah ﷺ telah mengabarkan bahwa pemerintahan Islam akan kembali dan bahwa ia akan menempati posisinya di al-Quds, karena pusat Khilafah akan berada di al-Quds.